Ketua

 

   

Hakim & Pegawai

Alih Bahasa

PERKARA CERAI GUGAT PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   

Prosedur Perkara Cerai Gugat

 

 

1.

Langkah-langkah yang harus dilakukan Penggugat (Istri) atau kuasanya :

 

a.

Mengajukan gugatan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iyah (Pasal 118 HIR, 142 R.Bg jo Pasal 73 UU No. 7 Tahun 1989).

 

b.

Penggugat dianjurkan untuk meminta petunjuk kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah tentang tata cara membuat surat gugatan (Pasal 118 HIR, 142 R.Bg jo. Pasal 58 UU No. 7 Tahun 1989).

 

c.

Surat gugatan dapat dirubah sepanjang tidak merubah posita dan petitum. Jika Tergugat telah menjawab surat gugatan ternyata ada perubahan, maka perubahan tersebut harus atas persetujuan Tergugat.

2.

Gugatan tersebut diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iyah :

 

a.

Bila Penggugat meninggalkan tempat kediaman yang telah disepakati bersama tanpa izin Tergugat, maka gugatan diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman Tergugat (Pasal 73 ayat (1) UU No. 7 Tahun 1989 jo Pasal 32 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1974).

 

b.

Bila Penggugat bertempat kediaman di luar negeri, maka gugatan diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iyah yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman Tergugat (Pasal 73 ayat (2) UU No.7 Tahun 1989).

 

c.

Bila Penggugat dan Tergugat bertempat kediaman di luar negeri, maka gugatan diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang daerah hukumnya meliputi tempat perkawinan dilangsungkan atau kepada Pengadilan Agama Jakarta Pusat (Pasal 73 ayat (3) UU No.7 Tahun 1989).

3.

Permohonan tersebut memuat :

 

a.

Nama, umur, pekerjaan, agama dan tempat kediaman Penggugat dan Tergugat.

 

b.

Posita (fakta kejadian dan fakta hukum).

 

c.

Petitum (hal-hal yang dituntut berdasarkan posita).

4.

Gugatan soal penguasan anak, nafkah anak, nafkah istri dan harta bersama dapat diajukan bersama-sama dengan gugatan perceraian atau sesudah putusan perceraian memperoleh kekuatan hukum tetap (Pasal 86 ayat (1) UU No. 7 Tahun 1989).

5.

Membayar biaya perkara (Pasal 121 ayat (4) HIR, 145 ayat (4) R.Bg. Jo Pasal 89 UU No. 7 Tahun 1989), bagi yang tidak mampu dapat berperkara secara cuma-cuma (prodeo) (Pasal 237 HIR, 273 R.Bg).

6.

Penggugat dan Tergugat atau kuasanya menghadiri persidangan berdasarkan panggilan pengadilan agama/mahkamah syar’iah (Pasal 121, 124, dan 125 HIR, 145 R.Bg).

Proses Penyelesaian Perkara :

 

1.

Penggugat mendaftarkan gugatan perceraian ke pengadilan agama/mahkamah syar’iah.

 

2.

Penggugat dan Tergugat dipanggil oleh pengadilan agama/mahkamah syar’iah untuk menghadiri persidangan.

 

3.

Tahapan persidangan :

 

 

a.

Pada pemeriksaan sidang pertama, hakim berusaha mendamaikan kedua belah pihak, dan suami istri harus datang secara pribadi (Pasal 82 UU No. 7 Tahun 1989).

 

 

b.

Apabila tidak berhasil, maka hakim mewajibkan kepada kedua belah pihak agar lebih dahulu menempuh mediasi (Pasal 3 ayat (1) PERMA No. 2 Tahun 2003).

 

 

c.

Apabila mediasi tidak berhasil, maka pemeriksaan perkara dilanjutkan dengan membacakan surat permohonan, jawaban, jawab menjawab, pembuktian dan kesimpulan. Dalam tahap jawab menjawab (sebelum pembuktian) Termohon dapat mengajukan gugatan rekonvensi (gugat balik) (Pasal 132 a HIR, 158 R.Bg).

Putusan pengadilan agama/mahkamah syar’iyah atas permohonan cerai gugat sebagai berikut :

 

1.

Gugatan dikabulkan. Apabila Tergugat tidak puas dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iah tersebut.

 

2.

Gugatan ditolak. Penggugat dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iah tersebut.

 

3.

Gugatan tidak diterima. Penggugat dapat mengajukan gugatan baru.

7.

Setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap maka panitera pengadilan agama/mahkamah syar’iah memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai kepada kedua belah pihak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah putusan tersebut diberitahukan kepada para pihak.

 

 

 

Wakil Ketua

 

Panitera & Sekretaris

Link


   link_mari  2

    

    

   header_bg 

   3 

   pengaduan  skmari

   sikep

   sms_icon

  

   ikon khes lelang

   pubstaka-badilag cetakbiru

  

   

Panduan Keadilan Untuk Semua

 

Info Tabayun Online

 

 

Polling

Apa Pendapat anda tentang Website PA Dumai?
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini11
mod_vvisit_counterKemarin80
mod_vvisit_counterMinggu Ini135
mod_vvisit_counterMinggu Lalu586
mod_vvisit_counterBulan Ini1747
mod_vvisit_counterBulan Lalu3962
mod_vvisit_counterSeluruhnya417235

Online (20 minutes ago): 3
Your IP: 54.226.179.247
,
Today: Jan 23, 2018
Visitors Counter

Online Support

Web Mail

email

Pengaduan Online

kotakp

Kalkulator Zakat


kalkulator_zakat

Waktu Sholat

Jam Kerja




Copyright © 2009 - 2015 IT Pengadilan Agama Dumai.
.:Terimakasih Atas Kunjungannya ke Website kami:.